Polisi tangkap pengedar ganja di Balikpapan yang jual ganja ke mahasiswa Malang

Polisi tangkap pengedar ganja di Balikpapan yang jual ganja ke mahasiswa Malang
Polisi tangkap pengedar ganja di Balikpapan yang jual ganja ke mahasiswa Malang

chatinzone.com – Seorang pria asal Balikpapan, Kalimantan Timur, ditangkap oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Lowokwaru,

Malang, Jawa Timur, karena mengedarkan ganja kepada para pelajar di Malang.
Pelaku berinisial HKP ditangkap polisi saat hendak membawa ganja seberat dua kilogram senilai Rp 33,3 juta.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo mengungkapkan bahwa tersangka HKP ditangkap Unit Reskrim di Jalan Renang, Tasikmadu, Lowokwaru, Kota Malang pada Minggu (21/4/2024) pagi.
Dari penangkapan tersebut diamankan barang bukti berupa ganja seberat dua kilogram.

Bacaan Lainnya

“Kami telah mengamankan barang bukti berupa ganja seberat dua kilogram dari tangan tersangka,” katanya kepada wartawan, Minggu (21/4/2024).

Menurut Anton, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai gerak-gerik beberapa orang yang mengambil sesuatu dari tersangka. Dari informasi masyarakat tersebut
Leskrim melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa tersangka merupakan pengedar narkoba.

“Kami menerima informasi dari warga bahwa ada beberapa anak yang sering mengambil sesuatu di daerah Tungulu Ulun, Saxophone dan Chengelayam, dan setelah satu bulan melakukan penyelidikan, Satreskrim berhasil menangkap para tersangka.
Unit Investigasi Kriminal berhasil mengidentifikasi orang yang meletakkan barang-barang tersebut di galian.

Setelah mengidentifikasi pelaku, Anton segera menangkap tersangka. Dia menjelaskan bahwa dia melihat tersangka memegang sebuah kotak pada saat itu, sehingga setelah mengamankan pelaku, dia memintanya untuk membuka kotak tersebut, yang berisi daun kering yang diduga daun ganja.

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa dirinya telah menggunakan narkotika jenis ganja sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini dikarenakan dirinya sudah kecanduan ganja,
tersangka berkenalan dengan pengedar narkoba dan memilih menjadi pengedar ganja.

“Karena kecanduan, dia kemudian mencari cara untuk mendapatkan ganja tanpa mengeluarkan uang. Dia juga mengaku mengedarkan tiga kilo daun ganja kering,” jelas Anton.

Polisi saat ini tengah mengejar pengedar yang memasok barang haram tersebut kepada HKP. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara.
Ancaman hukuman minimal untuk narkotika adalah enam tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *