Kharisma ulama Banten: Pertama Pancasila menjadi perekat negara pluralistik

Kharisma ulama Banten: Pertama Pancasila menjadi perekat negara pluralistik
Kharisma ulama Banten: Pertama Pancasila menjadi perekat negara pluralistik

chatinzone.com – Ulama karismatis asal Banten yang juga Ketua Panitia Pelaksana (PB) Mathla’ul Anwar KH Embay Mulya Syarief ini mengatakan, sila pertama Pancasila, Tuhan yang Maha Esa menjadi perekat negara Indonesia totopedia-login yang pluralistik.

Menurut Embay Mulya, setiap manusia dilahirkan dalam keadaan sholeh atau beriman kepada Tuhan. Dengan mempercayai Tuhan Yang Mahakuasa dengan cara yang sama, katanya, secara logika berarti bahwa iman memiliki konsekuensi dari sikap toleran terhadap orang yang berbeda.

Bacaan Lainnya

“Konsekuensi logis dari keduanya meyakini adanya 1 Tuhan berarti seseorang akan semakin menghargai keadaan bangsa Indonesia yang sangat beragam,” kata Envai Murya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (7/6/2024).

Ulama Banten lebih lanjut meyakini bahwa keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat menjadi wadah untuk berfikir dan berdiskusi bersama dalam kaitannya dengan toleransi, terkecuali bagi umat Islam.、

Embay Mulya mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan perdamaian kepada para pendukungnya, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan begitu, umat Islam harus bisa menjadi jembatan antar perbedaan.

“Islam adalah agama yang mengajarkan toleransi. Hal ini juga dicontohkan oleh para nabi melalui Piagam Madinah, yang menikah dengan masyarakat adat dan pendatang
(Muhajirin dan Ansar), non Arab dan Arab, non Muslim dan Muslim,” kata totopedia-login Embay Mulya.

Embay Murya menambahkan keberagaman di Indonesia merupakan anugerah dan harus disikapi dengan rasa syukur. Hal ini mengingat belum banyak negara di dunia yang berhasil menutupi berbagai suku dan negara seperti Indonesia dengan ideologi Pancasila.

Oleh karena itu, kita harus bersyukur bahwa kita harus terus peduli dengan keberagaman, yang merupakan takdir Allah Swt.”Saya tidak tahu,” kata Embay.

Kh Embay Mulya juga menekankan pentingnya menghayati sila masing-masing dalam Pancasila. Pancasila merupakan 5 gagasan pokok yang saling terkait, sehingga tidak mungkin memilih untuk melaksanakannya sebagian dengan meninggalkan sila lainnya.

Pos terkait